Elon Musk baru-baru ini muncul dalam sebuah video tentang proyek SpaceX di Louisiana, tetapi ada sesuatu yang akhirnya menarik perhatian lebih besar daripada rencana pembangunan fasilitas luar angkasa raksasa di sana: penampilan fisiknya.
Setelah beberapa gambar dibagikan di media sosial, para pengguna mulai memperbesar foto tubuh pengusaha itu. Postur tubuhnya, ukuran perutnya, kakinya, dan bentuk bahunya memicu ratusan komentar dan teori.

Sebagian orang mengklaim bahwa itu mungkin skoliosis. Yang lain membicarakan masalah otot akibat menghabiskan puluhan tahun di depan komputer. Teori lain mengaitkan penampilannya dengan penggunaan testosteron, sementara teori lainnya menduga bahwa ia mungkin telah menjalani sedot lemak. Tak satu pun dari klaim ini telah dikonfirmasi. Foto saja tidak dapat mendiagnosis penyakit atau memastikan apakah seseorang telah menjalani operasi.
Beberapa orang bahkan menemukan penjelasan yang jauh tidak dramatis: “Dia hanya mengenakan pakaian yang tidak pas di tubuhnya”… meskipun dalam kasus ini, teori tentang bentuk tubuhnya jauh lebih berlebihan.

Faktanya, Musk pernah berbicara secara terbuka tentang perubahan berat badannya. Dalam beberapa tahun terakhir, ia mengatakan bahwa berat badannya turun setelah mengubah pola makan dan berolahraga, lalu mengakui menggunakan obat penurun berat badan. Namun, hal itu saja tidak menjelaskan penampilan yang terlihat dalam gambar-gambar baru ini.
Alhasil, sebuah video tentang masa depan SpaceX justru memicu percakapan yang sama sekali berbeda: apakah kita hanya melihat sudut pengambilan gambar, postur, dan pakaian yang kurang menguntungkan, atau penampilan fisik Musk memang benar-benar berubah?
