Mereka mengira dia memiliki tato hitam raksasa, tetapi itu adalah tanda lahir langka yang kini dengan bangga ia tunjukkan: “Perbedaan bisa indah”

Por Carlos Valencia
7 October, 2026

Gloria Aste berusia 20 tahun, tinggal di Loveland, Colorado, dan lelah mendengar pertanyaan yang sama.

Sejak masih kecil, orang-orang bertanya apakah dia mengecat kulitnya. Kini setelah dewasa, hampir semua orang mengira tanda yang dimilikinya adalah tato besar yang menutupi dada, punggung, dan sebagian lengannya. Namun, tidak ada tinta ataupun riasan: itu adalah nevus melanositik kongenital raksasa, tanda lahir yang terjadi pada satu dari setiap 50,000 kelahiran dan tumbuh bersamanya.

Menurut National Organization for Rare Disorders, tanda-tanda ini bukan berada di atas kulit, melainkan merupakan bagian dari kulit. Bagi Gloria, perawatannya sederhana: menjaga area tersebut tetap lembap dan tidak terkena sinar matahari.

Tumbuh besar tanpa melihat siapa pun yang mirip dengannya membuatnya terdorong untuk membagikan kisahnya di TikTok, tempat ia kini memiliki banyak pengikut. Ia juga menerima komentar penuh kebencian dan tidak pantas, tetapi menanggapinya dengan tenang: “Ada banyak ketidaktahuan dan kurangnya edukasi”. Tujuannya sederhana: membuat perbedaan terlihat, karena “perbedaan bisa indah”.

Meskipun kasusnya tidak memerlukan banyak perawatan, tidak semua kasus begitu ringan: menurut Nationwide Children’s Hospital, beberapa nevus kongenital berkaitan dengan kondisi yang disebut melanosis neurokutan, yang dapat memengaruhi tulang belakang dan otak.

Puede interesarte