Kingsley lahir pada Januari 2022 dengan separuh wajahnya tertutup tanda lahir.
Ibunya, Brooke Atkins, 33 tahun, dari Gold Coast, Australia, melihat sesuatu yang lebih serius di balik tanda tersebut. Kingsley didiagnosis mengidap sindrom Sturge-Weber, kelainan neurologis langka yang berkaitan dengan kejang, serta glaukoma, karena tanda lahir tersebut mencapai mata anak itu. Para dokter di Queensland Children’s Hospital merekomendasikan sesi laser pewarna berdenyut, sebuah prosedur yang tidak bertujuan menghilangkan tanda tersebut, melainkan menghentikan kerusakan kulit dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Ketika Brooke membagikan perawatan tersebut di TikTok, tanggapan yang diterimanya bukan empati, melainkan kemarahan. Mereka menyebutnya ‘monster’ dan ibu yang ‘dicuci otaknya’ karena membuat putranya menjalani sesuatu yang dianggap banyak orang sebagai keputusan kosmetik semata. Ia menanggapi dengan menjelaskan ilmu di balik setiap sesi, sembari menghadapi kenyataan yang sepenuhnya diabaikan para pengganggu daring itu: yang dipertaruhkan adalah kesehatan Kingsley, bukan penampilannya.

