Ada momen-momen di televisi dan media sosial yang nyaris menjadi mahakarya genius yang sulit dipahami, dan apa yang terjadi selama kompetisi bakat ajang kecantikan internasional itu tentu saja salah satunya. Patricia Rosalyn Seward, perwakilan Miss Grand Canada, naik ke panggung dengan siap memukau para juri lewat kemampuannya dalam “melukis secara langsung”. Namun, hasil akhirnya membuat jutaan penonton tertawa, terperangah, dan benar-benar kebingungan.

Dengan khidmat seperti sedang menciptakan mahakarya Renaisans, sang model mengambil kuas untuk membuat bunga merah di atas kanvas. Bagian yang menggelikan bukan hanya betapa cepatnya ia membuat bercak merah dengan batang hijau dalam hitungan detik, tetapi juga kontras yang mencolok: sambil menggambar sesuatu yang bisa dikalahkan oleh anak sekolah dasar mana pun di kelas seni, ia membacakan pidato yang sangat menyentuh tentang perdamaian dunia, para pahlawan yang gugur, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Setelah selesai, ia memberi hormat dengan khidmat sambil meletakkan tangan di dada, seolah-olah baru saja mempersembahkan Mona Lisa. Tentu saja, media sosial hanya butuh kurang dari tiga detik untuk meledak: komentar-komentar dipenuhi perbandingan ironis dengan “gambar yang ditempel di kulkas agar perasaan keponakanmu tidak tersinggung” atau pujian atas kepercayaan diri luar biasa yang ia tunjukkan saat memamerkan karyanya.

Momen hiburan ikonis yang menunjukkan bahwa kalau kamu akan melakukan sesuatu yang sederhana, yang penting adalah melakukannya dengan sikap seorang ratu kecantikan sejati! 😂👑
Jika kamu harus berkompetisi di ajang kecantikan internasional, bakat “terpendam” apa yang akan kamu tunjukkan dalam 20 detik?
