Sulit membayangkan bagaimana Nick Cannon bisa terlibat dalam kehidupan -secara harfiah- selusin anak, menjadi ayah yang hadir secara finansial dan emosional. Namun kini Netflix hadir untuk menunjukkan kepada kita bagaimana rapper dan aktor itu mengelola peran ayahnya yang eksentrik di tengah jadwal Hollywood-nya yang padat pada usia 45 tahun.

Dalam podcast miliknya sendiri, Cannon mengakui bahwa ia berusaha mengatur waktunya sebaik mungkin, memprioritaskan momen berkualitas daripada kuantitas, dan mencoba mengoordinasikan jadwal dengan 6 ibu tersebut.
Namun mereka jauh dari kata berteman: “Apakah kamu tahu enam perempuan yang akur? Mereka punya kehidupan masing-masing, mereka membesarkan anak-anak mereka sesuka mereka.”

Hitungannya seperti ini: pada 2011 ia memiliki sepasang anak pertamanya, si kembar Moroccan dan Monroe Scott Cannon dengan mantan istrinya, Mariah Carey. Pada 2017 ia memiliki Golden Sagon Cannon dengan Brittany Bell; lalu Powerful Queen Cannon pada 2020 juga dengan Brittany Bell; pada 2021 si kembar Zion Mixolydian dan Zillion Heir Cannon lahir dengan Abby De La Rosa, dan pada tahun yang sama Zen Cannon lahir dengan Alyssa Scott. Pada 2022 lahir Legendary Love Cannon dengan Bre Tiesi, lalu Onyx Ice Cole Cannon dengan LaNisha Cole, kemudian Rise Messiah Cannon dengan Brittany Bell, Beautiful Zeppelin Cannon dengan Abby De La Rosa, dan akhirnya Halo Marie Cannon dengan Alyssa Scott.

Cannon selalu menegaskan bahwa ia mencintai perannya sebagai ayah dan bahwa meskipun memiliki lebih banyak anak bukanlah rencananya untuk saat ini, ia tidak menutup kemungkinan itu di masa depan.
