Orang Melanesia di Kepulauan Solomon memiliki kulit gelap dan rambut pirang alami karena mutasi genetik yang tidak ada di Eropa

Por Sebastián Jerez
24 June, 2026

10% penduduk Kepulauan Solomon terlahir dengan afro pirang cerah di atas sebagian kulit tergelap yang ditemukan di luar Afrika. Selama beberapa dekade, penjelasan yang populer menunjuk pada adanya leluhur Eropa yang bercampur dalam silsilah keluarga. Genetika membuktikan bahwa teori itu sepenuhnya salah.

The Guardian Nigeria News

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Science mengidentifikasi penyebab sebenarnya: mutasi pada gen TYRP1, sebuah varian yang tidak ada dalam genom orang Eropa mana pun. Gen-gen yang menghasilkan rambut pirang di Eropa sama sekali berbeda, yang menjadikan orang Melanesia contoh luar biasa dari evolusi konvergen: sifat tampak yang sama, dihasilkan oleh jalur biologis yang terpisah dan tanpa adanya kontak apa pun antarpopulasi.

The Guardian Nigeria News

Mutasi ini bersifat resesif, yang berarti kedua orang tua harus membawa varian tersebut agar seorang anak menampakkannya. Para peneliti memperkirakan bahwa mutasi ini telah beredar dalam populasi ini secara terisolasi selama ribuan tahun. Hanya sedikit bukti yang lebih baik menggambarkan kompleksitas genetika manusia: karakteristik yang sama yang kita kaitkan dengan Eropa utara berevolusi secara independen di Pasifik, karena alasan yang hingga kini masih belum sepenuhnya dapat dijelaskan oleh sains.

The Guardian Nigeria News

Puede interesarte