Pada 2018, seorang ilmuwan Tiongkok memodifikasi Lulu dan Nana secara genetik sebelum mereka lahir dalam upaya membuat mereka tahan terhadap HIV

Por Emilia Lara
25 August, 2026

Lulu dan Nana tidak memilih semua ini.

Ketika masih berupa embrio, ilmuwan Tiongkok He Jiankui menggunakan CRISPR-Cas9 untuk memodifikasi gen CCR5 dengan tujuan mengurangi kerentanan mereka terhadap HIV. Pada 2018, kelahiran mereka memicu kehebohan di seluruh dunia ketika mereka diperkenalkan sebagai bayi pertama yang diedit secara genetik dalam sejarah.

Eksperimen tersebut dikecam secara luas karena risiko ilmiah dan etikanya, dan tidak pernah dapat dipastikan bahwa modifikasi itu benar-benar membuat mereka tahan terhadap virus. He Jiankui dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, sementara identitas kedua anak perempuan itu tetap dilindungi dan sangat sedikit informasi publik yang tersedia mengenai kesehatan mereka.

Selain itu, beberapa perubahan genetik tersebut dapat diwariskan kepada generasi mendatang, sehingga salah satu perdebatan paling sensitif dalam genetika modern tetap terbuka.

Puede interesarte