Ia berusia 12 tahun ketika menyeberang ke Eropa. Dalam dokumen imigrasi, ia tercantum sebagai putra Hamed Mamadou Traoré, pelatihnya, dan seorang perempuan bernama Marina Edwige Carine Teher. Keduanya tidak mengenalnya. Ia juga tercantum sebagai saudara laki-laki Hamed Junior Traoré, yang kini menjadi pemain Olympique de Marseille. Tidak ada hubungan darah di antara mereka.

Jaksa Italia mengidentifikasi Amad Diallo, yang saat ini merupakan penyerang Manchester United dan bintang Pantai Gading, sebagai salah satu anak di bawah umur asal Afrika yang dibawa masuk secara tidak sah melalui jaringan yang didedikasikan untuk memalsukan identitas. Operasi yang disebut Operation Baby Elephant, yang diluncurkan pada 2015 dan berakhir pada 2017 dengan penangkapan beberapa orang yang terlibat, menetapkan bahwa setidaknya lima anak di bawah umur diselundupkan ke wilayah Reggio Emilia oleh lima orang dewasa, termasuk Traoré sendiri. Anak-anak di bawah umur itu tiba dengan dokumen yang telah diubah yang mengubah identitas dan hubungan keluarga mereka.

Diallo tidak pernah berbicara di depan publik tentang bagaimana ia tiba di Eropa atau tentang asal-usul keluarga biologisnya, yang keberadaannya hingga kini tetap tidak diketahui. Setelah mencapai usia dewasa, ia menghapus nama belakang Traoré dari identitas hukumnya. Ia kini berusia 23 tahun, direkrut oleh Manchester United pada 2021 dengan nilai 28 juta euro, dan baru saja mencetak gol yang memberi Pantai Gading kemenangan atas Ekuador di Piala Dunia 2026. Riwayat kasus pribadinya tetap terbuka, tanpa jawaban.
