Pasangannya mengamputasi penisnya dan membuangnya ke toilet setelah mengetahui perselingkuhan; ia memenangkan 3.600 dolar atas bocornya foto-foto lukanya dan berencana menggunakan uang itu untuk menikahinya lagi

Por Sebastián Jerez
8 October, 2026

Gilberto Nogueira de Oliveira mengalami luka yang tak ingin dibayangkan siapa pun—dan sebuah rumah sakit yang, alih-alih melindunginya, justru membiarkannya terekspos.

O GLOBO

Pada Desember 2023, pasangannya saat itu, Daiane dos Santos Farias, mengamputasi penisnya. Saat menerima perawatan medis di Santa Casa de Misericórdia de Atibaia, di negara bagian São Paulo, Gilberto mengizinkan tenaga medis memotret lukanya untuk keperluan klinis. Foto-foto itu akhirnya beredar di grup WhatsApp dan media sosial.

O GLOBO

Pengadilan dapat mengaitkan foto-foto tersebut dengan rumah sakit berkat detail yang terlihat dalam foto itu sendiri: komputer, sistem internal institusi, dan berkas yang terbuka di layar. Pengadilan menyimpulkan bahwa foto-foto itu diambil di dalam Santa Casa dan pasien telah diekspos dengan cara yang merendahkan martabat. Gilberto menuntut 100.000 reais (sekitar 18.000 dolar); putusan menetapkan ganti rugi sebesar 20.000 (sekitar 3.600 dolar). Ia menganggap jumlahnya tidak memadai dan berencana mengajukan banding.

O GLOBO

Bagian yang paling membingungkan adalah apa yang ingin ia lakukan dengan uang itu. Ia mengatakan sebagian uang tersebut bisa digunakan untuk menikahi Daiane lagi dan membayar prostesis penis, prosedur yang juga sedang ia upayakan untuk diperoleh melalui sistem kesehatan publik.

O GLOBO

Daiane dijatuhi hukuman 4 tahun dan 8 bulan penjara serta mendapat pembebasan bersyarat pada November 2025, setelah menghabiskan 683 hari di balik jeruji. Meski Daiane sempat dipenjara, pasangan itu kembali menjalin komunikasi: Gilberto secara terbuka mengatakan bahwa ia telah memaafkannya dan mereka ingin membangun kembali hubungan mereka.

O GLOBO

Puede interesarte