Seorang pasien dengan klaustrofobia menghasilkan gambar yang mengganggu dengan bangun di tengah pemindaian atau prosedur MRI. Jenis pemeriksaan ini bisa sulit bagi orang yang mengalami kecemasan intens di ruang sempit, terutama karena kebisingan, harus diam, dan perasaan terjebak.

Saat serangan panik, tubuh dapat bereaksi dengan detak jantung cepat, berkeringat, kesulitan bernapas, dan dorongan yang hampir tak terkendali untuk meninggalkan tempat tersebut. Dalam kasus ini, pasien tidak mampu tetap diam dan duduk selama prosedur, sehingga menghasilkan gambar yang mencolok karena cara gerakan itu terekam.
Adegan ini menjadi pengingat bahwa klaustrofobia bukan sekadar rasa gugup. Pada beberapa pasien, kondisi ini memerlukan persiapan sebelumnya, dukungan medis, sedasi yang diindikasikan, atau peralatan yang lebih terbuka. Bagi seseorang di dalam mesin, beberapa menit bisa terasa terlalu lama.
