Patrice Evra merekam sebuah video untuk menyampaikan kabar paling berat.
Mantan bek kiri Manchester United dan timnas Prancis itu, yang kini berusia 45 tahun, mengumumkan di media sosial bahwa ibunya, Juliette, telah meninggal dunia.

Suaranya yang tercekat terdengar jelas: ia nyaris menangis saat berbicara, dengan musik lembut di latar belakang. “Aku kehilangan sosok penopangku, tetapi aku berusaha tetap positif”.
Pria yang pernah menjadi kapten tim di Old Trafford dan bermain dalam 81 pertandingan untuk Prancis, yang menjadi runner-up di Euro 2016, itu tidak berbicara tentang gelar atau gol. Ia berbicara tentang Ibu.

Menurut media Inggris, Juliette telah mengalami masalah kesehatan selama beberapa tahun dan menderita Alzheimer. Ia mengakhiri pesannya dengan permintaan yang melampaui dirinya sendiri.
“Bagi semua orang yang masih memiliki ibu, katakan bahwa kalian mencintainya setiap hari, sebelum ia pergi. Kasih sayang seorang ibu abadi. Beristirahatlah dengan tenang, Ibu. Kau akan selalu ada di hatiku”.
