Pavel Durov, CEO Telegram, mengungkapkan bahwa ia memiliki lebih dari 100 anak di 12 negara dan sudah memutuskan bagaimana ia akan membagi kekayaannya di antara mereka semua

Por Alexander López
7 July, 2026

Pavel Durov, 40, dan pendiri Telegram, menyimpan sebuah rahasia selama 15 tahun: ia mendonorkan sperma di klinik-klinik di setidaknya 12 negara, tanpa kemudian melacak siapa yang telah ia bantu untuk hamil.

Enam dari anak-anaknya lahir secara alami dari tiga pasangan yang berbeda. Sisanya, lebih dari 100, bahkan masih belum tahu bahwa ia adalah ayah mereka.

Semua itu bermula sebagai bantuan untuk seorang teman yang tidak bisa hamil. Durov terus berdonasi secara anonim, tahun demi tahun, sampai ia kehilangan hitungan pasti berapa banyak anak yang telah ia bantu lahir ke dunia.

Saat ini kekayaannya diperkirakan mencapai 17.000 miliar dolar, menurut Forbes.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Prancis Le Point, ia mengonfirmasi bahwa ia sudah menyusun surat wasiat: semua anaknya, tidak peduli bagaimana mereka dikandung, akan memiliki hak yang sama atas warisannya. Tetapi ada satu syarat yang mengubah seluruh gambaran: tidak seorang pun akan bisa mengeklaim satu dolar pun hingga 19 Juni 2055, tiga puluh tahun setelah dokumen itu ditandatangani.

Puede interesarte