Seorang pelempar mengenai pemukul dengan bola. Pemukul itu dengan marah berjalan menuju gundukan pelempar, seperti tradisi bisbol ketika seseorang mencari perkelahian. Namun alih-alih saling dorong, Portland Pickles —tim perguruan tinggi dari Oregon— memiliki skenario yang berbeda.
Malam itu disebut ‘Heated Riv-Dill-ry,’ sebuah rujukan pada serial HBO ‘Heated Rivalry,’ dan semuanya dikoreografikan: mengikuti irama lagu t.A.T.u., pelempar dan pemukul itu larut dalam sebuah ciuman di hadapan ratusan keluarga di Walker Stadium di Lents Park.
Pemukul itu sudah muak dan meledak.
— Portland Pickles (@picklesbaseball) 15 Juli 2026
Ia menyerbu gundukan pelempar, dan Anda tidak akan pernah menebak apa yang terjadi selanjutnya pic.twitter.com/T8V2pwijjb
Pemain yang berperan sebagai pelempar, yang dikenal di media sosial sebagai J.P. Hardy, secara terbuka gay dan merayakan momen tersebut di Instagram-nya. Klip itu viral di TikTok dan memecah internet: sebagian memujinya sebagai gestur inklusi, sementara yang lain menganggapnya sebagai pertunjukan yang tidak perlu, terutama karena ada beberapa anak yang hadir. 🫣⚾
