Sebuah penemuan tak sengaja di museum mengungkap bahwa kasuari, burung paling berbahaya di dunia, bercahaya biru-hijau di bawah sinar ultraviolet

Por Rodrigo Martínez
29 July, 2026

Kasuari sudah memiliki reputasi sebagai burung paling berbahaya di planet ini, yang mampu melukai seseorang secara serius dengan satu cakar. Yang tidak diduga siapa pun adalah bahwa di balik penampilannya yang garang, burung ini menyimpan rahasia lain, yang hanya terlihat di bawah sinar ultraviolet.

Semuanya bermula secara tidak sengaja. Para perawat museum menggunakan cahaya hitam untuk mendeteksi jamur pada spesimen taksidermi ketika mereka menyadari bahwa kasu tulang burung itu menyala biru-hijau. Tim yang dipimpin oleh Todd L. Green mengonfirmasi fenomena tersebut pada 95 kasuari, termasuk burung hidup dan spesimen yang diawetkan, lalu menerbitkannya di Scientific Reports pada Februari 2026.

Yang paling menarik dari semuanya: setiap spesies—Casuarius bennetti, C. casuarius, dan C. unappendiculatus—bercahaya dengan pola yang berbeda, seperti tanda cahaya khasnya sendiri. Para ilmuwan menduga hal itu bisa menjadi cara bagi mereka untuk saling mengenali dalam cahaya redup hutan-hutan di Australia dan New Guinea, meskipun masih belum ada bukti bahwa hal itu menjalankan fungsi tersebut di alam. Kita telah mempelajari burung ini selama lebih dari satu abad tanpa menyadarinya.

Puede interesarte