Alex Thomason bukanlah pengacara biasa: ia berpraktik di bidang hukum keluarga di Amerika Serikat dan mengatakan bahwa ia memiliki daftar klien pria yang ketakutan. 😳

Menurutnya, beberapa ayah menghubunginya karena khawatir setelah pasangan mereka mengunggah pesan dukungan untuk Lindsay Clancy, perempuan berusia 36 tahun yang menghadapi persidangan di Massachusetts atas kematian ketiga anaknya pada Januari 2023. Menurut kesaksian suaminya, Patrick, Clancy mengalami kelumpuhan setelah melompat dari jendela menyusul tragedi tersebut, tetapi pembelaannya berargumen bahwa ia bertindak di bawah pengaruh psikosis pascapersalinan.

Thomason telah mengumumkan langkahnya: ia akan menggunakan video-video TikTok tersebut sebagai bukti di pengadilan untuk mencoba mencabut hak kunjungan para ibu itu. ““Kami akan mencoba mencabut hak kunjungan perempuan-perempuan ini… dan kami akan menggunakan unggahan TikTok mereka”,” katanya terus terang.

Pertanyaan yang tersisa adalah apakah mengungkapkan pendapat di media sosial benar-benar dapat membuat Anda kehilangan anak-anak sendiri. 📱⚖️ Kasus ini masih belum memiliki putusan; juri saat ini sedang memutuskan apakah Lindsay Clancy bersalah atau tidak. Bagaimana pendapat Anda tentang para ayah yang khawatir?
Video:
