Dia hanya meminta satu hal: agar mereka mengizinkannya membatalkan perjalanan. 😔 Seorang pengemudi Uber di Amerika Serikat menjelaskan kepada penumpangnya bahwa dia mengalami keadaan darurat perut yang mendesak dan perlu berhenti — tetapi penumpang itu tidak membatalkan. Apa yang terjadi selanjutnya akhirnya direkam dan diunggah ke Instagram.

iamroyelle
Video itu menjadi viral dalam hitungan detik: pria itu terlihat buang hajat di pinggir jalan sementara perjalanan masih aktif. Kritik pun langsung bermunculan. Dia disebut tidak bertanggung jawab, tidak higienis, tidak pantas. Masalahnya, hampir tidak ada yang melihat klip sebelumnya, di mana sang pengemudi benar-benar memohon agar diizinkan mengakhiri layanan sebelum terlambat. 🎥

iamroyelle
Ketika video kedua itu mulai beredar, narasinya berubah total. Perdebatannya sekarang bukan tentang pengemudinya — melainkan tentang penumpang yang memilih merekam alih-alih membantu, dan tentang betapa mudahnya media sosial menghancurkan seseorang ketika hanya menampilkan setengah dari ceritanya. Apa yang akan Anda lakukan jika berada di posisi mereka? 👇
