Ia berdiri di samping mobilnya sendiri, menyaksikan saat mereka menghancurkannya. Itulah yang dialami seorang sopir taksi di jalanan New York ketika para penggemar Knicks merayakan kemenangan tim mereka.

Kerumunan itu naik ke kap mobil, melompat-lompat di atasnya, dan menghancurkan kaca depan sepenuhnya. Sopir itu menyaksikan kejadian tersebut dari luar, tak mampu berbuat apa pun untuk menghentikannya. Taksi itu bukan sekadar kendaraan: itu adalah satu-satunya sumber penghasilannya, dan dengan kerusakan itu, ia tiba-tiba tidak bisa bekerja dari satu hari ke hari berikutnya. Video itu menyebar di media sosial dan memicu perdebatan: ribuan orang membahas apakah perayaan itu sudah kelewatan dan, yang terpenting, siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas kerugian pria ini.

Saat sebagian orang merayakan, ia justru terlantar. Tanpa mobil, tanpa pekerjaan, dan tanpa ada yang mau bertanggung jawab.
