Dia hanya sedang melakukan pekerjaannya, tidak lebih. Seorang pekerja pengantaran sedang berkendara dengan tenang di jalan umum ketika beberapa penggemar menyemprotnya dengan busa, tanpa peduli bahwa dia mengenakan seragam dan masih memiliki pesanan yang harus diantar.


Video yang direkam di lokasi menunjukkan pekerja itu tampak sangat kesal, meski tanpa berhenti: dia terus melanjutkan shiftnya, dalam keadaan basah kuyup dan semua itu. Gambar itulah yang membuat media sosial heboh. Banyak pengguna menyoroti bahwa merayakan tidak memberi siapa pun hak untuk merusak shift seseorang yang tidak memilih untuk berada di pesta itu. ⚠️
Perdebatan yang dipicu oleh klip itu sederhana tetapi perlu: ada orang-orang yang tidak punya kemewahan untuk mengambil cuti sehari, dan mereka pantas mendapatkan rasa hormat yang sama seperti pada hari lainnya.
