Eithne Pádraigín Ní Bhraonáin lahir di County Donegal, Irlandia, tetapi dunia mengenalnya sebagai Enya. Di usia 64 tahun, ia masih hidup persis seperti yang selalu diinginkannya: di sebuah kastel yang menghadap Laut Irlandia, dikelilingi kucing-kucing dan keheningan yang dijaganya dengan gigih. 🏰

Ia tidak pernah menikah. Ia tidak pernah memiliki anak. Dan sementara industri musik menuntut eksposur terus-menerus, ia membangun kariernya secara terbalik: pada 1988 ia merilis album Watermark, dan lagu hit “Orinoco Flow” melambungkannya ke ketenaran di seluruh dunia. Ia menjual lebih dari 80 juta rekaman dan memenangkan 4 Grammy Awards tanpa menyerahkan sedikit pun privasinya.

Kini, kehidupan yang tertutup itu sama besarnya menjadi bagian dari legendanya seperti musiknya yang ethereal. Enya membuktikan bahwa seseorang bisa menjadi salah satu suara yang paling banyak didengarkan di planet ini dan, pada saat yang sama, salah satu yang paling sulit ditemukan. ✨
Tonton videonya:
