Perempuan salah didiagnosis HIV selama kehamilannya, padahal sebenarnya ia mengidap lupus: “Saya tahu ada yang tidak beres”

Por Valentina Ulloa
14 May, 2026

Bayangkan menerima kabar yang sepenuhnya mengubah hidup Anda, hanya untuk kemudian mengetahui bahwa itu adalah sebuah kesalahan. Shontia Matlock, seorang pendidik dari Georgia, mengalami mimpi buruk pada usia 19 ketika, di tengah kehamilannya, dokter salah mendiagnosisnya dengan HIV.

“Hati saya serasa jatuh, saya langsung berpikir itu tidak mungkin benar”, kenang Shontia tentang momen yang menghancurkan itu.

Gejalanya mengkhawatirkan: pembengkakan parah, lepuh di kaki dan tangannya, rambut rontok, dan gagal ginjal. Setelah beberapa hari penuh penderitaan, tes baru menyingkirkan virus tersebut. Misteri itu terpecahkan berkat fakta bahwa ibunya mengidap lupus dan mendesaknya untuk membagikan riwayat genetiknya. “Itu membantu dokter menghubungkan semuanya”, kata Shontia.

Kini, pada usia 39, kondisi Shontia stabil berkat pengobatan modern dan ia menggunakan seninya sebagai terapi. Pesannya untuk semua orang jelas: “Dengarkan tubuh Anda dan perjuangkan diri Anda sendiri”. Jika ada sesuatu yang terasa tidak benar, jangan terus ragu dan angkat suara.

Puede interesarte