Perpisahan menyedihkan seekor anjing liar dengan kapal angkatan laut yang merawatnya.

Por Ian Price
7 September, 2026

Maruca tidak memiliki pemilik maupun atap untuk berteduh. Yang dimilikinya hanyalah tepian sungai Encarnación, Paraguay, dan harapan bahwa seseorang akan memperhatikannya dua kali.

Itulah yang ditemukannya ketika Kapal Meriam Paraguay dan Kapal Patroli Capitán Cabral berlabuh selama Kejuaraan Reli Dunia 2026. Para awak memberinya air, makanan, dan sesuatu yang sudah lama tidak dirasakannya: kebersamaan. Namun, kapal-kapal tidak tinggal selamanya. Ketika mereka berlayar kembali ke Asunción, Maruca tetap berdiri di dermaga, menyaksikan kapal itu semakin kecil di atas air. Foto tersebut menjadi viral dan menggugah sesuatu dalam diri banyak orang.

Ia kembali berkeliaran sendirian di jalanan, sekali lagi tanpa siapa pun. Warga Carlos Estigarribia tidak tinggal diam dan memulai gerakan di media sosial yang sampai kepada Menteri Pertahanan, Jenderal (Purn.) Óscar González. Kapten Angkatan Laut Livio Duarte meminta izin untuk mengadopsinya, dan kini Maruca tinggal di Pangkalan Angkatan Laut Mboi Ka’ê, dengan nama miliknya sendiri dan awak kapal yang tidak pernah lagi membiarkannya sendirian.

Puede interesarte