Mr. Spencer sudah tidak mampu lagi merawat anjing-anjingnya.
Ia dirawat di Columbia University Irving Medical Center di New York karena menghadapi penyakit terminal yang tidak pernah diungkapkan pihak rumah sakit, dan ia tidak memiliki anggota keluarga yang dapat merawat Bowie dan Nikki, dua anjing gembala Jermannya. Itulah sebabnya mereka akhirnya berada dalam perawatan NYC Second Chance Rescue, sebuah organisasi penyelamat yang dipimpin oleh Jennifer Brooks.
Ketika tim medis mengetahui situasi tersebut, mereka tidak tinggal diam. Mereka berkoordinasi dengan Brooks untuk membawa anjing-anjing itu ke kamar rumah sakit, dan apa yang terjadi di dalamnya membuat semua orang yang hadir meneteskan air mata: Bowie dan Nikki berbaring di samping tempat tidur, seolah-olah mereka benar-benar tahu apa yang sedang terjadi. Ada sekitar 10 dokter di ruangan itu, dan menurut Brooks, tak satu pun dari mereka mampu menahan air mata.
Beberapa jam setelah pertemuan terakhir itu, Mr. Spencer meninggal dunia. Kita tidak akan pernah tahu penyakit apa yang menggerogoti dirinya, tetapi kita tahu bahwa salam perpisahannya berlangsung persis seperti yang ia butuhkan: dengan kedua anjingnya berada di sisinya.
