Becky Small berusia 33 tahun, dan perutnya sangat membengkak hingga ia tampak seperti orang yang hamil sembilan bulan.

Selama berminggu-minggu, ia mengalami nyeri punggung terus-menerus dan pembengkakan yang tak kunjung mereda. Ia pergi ke dokter, diberi resep obat, lalu pulang. Ia kembali dua kali lagi. Dua dokter berbeda memeriksa kasusnya, dan tak satu pun mendeteksi apa yang sedang tumbuh di dalam tubuhnya. Hingga suatu malam di bulan Mei, perutnya mengeras sepenuhnya—benar-benar kaku saat disentuh—dan ia tak bisa menunggu janji temu berikutnya: ia langsung pergi ke ruang gawat darurat.

Di sana, akhirnya, dua dokter melakukan pemeriksaan menyeluruh. Pada malam yang sama, mereka mengonfirmasi kanker stadium empat, dengan lesi di kedua ovarium dan satu ginjal. Becky adalah ibu dari tiga anak dan telah terbuka mengatakan bahwa ketakutan terbesarnya bukanlah pengobatan: melainkan tidak hidup cukup lama untuk melihat putri bungsunya mulai bersekolah.
