“Pesan saya kepada anak-anak adalah agar mereka menghormati orang tua mereka, semua orang, dan agar mereka bermimpi besar untuk mencapai semua yang mereka inginkan”, demikian pesan Vozinha kepada yang termuda saat perkenalannya bersama Colo Colo di Chile.

Ia tumbuh besar di jalanan Cape Verde, melewati klub-klub dan liga-liga kecil tanpa ada yang benar-benar bertaruh padanya dan, selama bertahun-tahun, pengakuan tak kunjung datang. Hingga sebuah Piala Dunia mengubah segalanya.

Ia bermain seolah-olah telah menghabiskan seluruh hidupnya menunggu momen itu, masuk dalam XI terbaik turnamen dan akhirnya menjadi penjaga gawang terbaik kompetisi tersebut.
Dan ketika dunia akhirnya memandangnya, ia memilih untuk berbicara kepada anak-anak. Dari jalanan ke Piala Dunia, dan dari Piala Dunia ke Chile, tempat ia disambut atas dirinya yang sebenarnya: seorang legenda sejati.
