Pada Februari 2017, korsleting listrik menyebabkan sebuah peternakan di Wiltshire, Inggris, terbakar. Kebakaran itu membahayakan 60 ton jerami dan nyawa puluhan hewan. Petugas pemadam kebakaran dari Pewsey Fire Station masuk dan menyelamatkan 18 anak babi serta dua induk babi dewasa dari kobaran api. Sebuah penyelamatan ajaib, tak diragukan lagi.
Enam bulan kemudian, Rachel Rivers, pemilik peternakan tersebut, memutuskan untuk berterima kasih kepada para petugas pemadam kebakaran dengan cara yang tidak biasa: ia membawa anak-anak babi yang diselamatkan itu kepada mereka…
Diolah menjadi sosis.


Para petugas pemadam kebakaran tampaknya tidak mempermasalahkan ironi tersebut; mereka mengadakan barbeku dan mengunggah foto ke media sosial yang menyebut sosis-sosis itu “fantastis”. Reaksinya langsung muncul. Para pengguna, bahkan PETA, menuduh mereka tidak peka. Sementara yang lain membela mereka, dengan berargumen bahwa hewan-hewan itu memang sudah ditakdirkan untuk dibawa ke rumah potong sejak hari mereka dilahirkan.

Pemiliknya, di sisi lain, tidak meminta maaf, dan menegaskan bahwa anak-anak babi itu bukan hewan peliharaannya dan bahwa sosis tersebut adalah caranya mengucapkan terima kasih, karena peternakan itu adalah mata pencaharian sekaligus jalan hidupnya.
“Saya memberi hewan-hewan itu kualitas hidup sebaik mungkin yang mampu saya berikan, sebelum tiba waktunya bagi mereka untuk dibawa ke rumah potong dan masuk ke rantai makanan”.
Apakah Anda sanggup memakannya?
