Iván Zenchenko, 32, sedang bermain sebagai pemain bertahan ketika keping hoki itu menembus helm Bauer Re-Akt 55 miliknya seolah-olah helm tersebut terbuat dari karton.

Insiden itu terjadi pada 27 September 2025, di LA Kings Valley Ice Center. Helmnya terbelah, keping hoki itu melaju lurus ke kepalanya, dan es pun akhirnya berlumuran darah. Video-video menunjukkan kerumunan berteriak ketika pria Rusia itu, yang telah tinggal di Los Angeles selama kurang dari dua tahun, bangkit dan semua orang melihat separah apa lukanya.

Ia dibawa ke Valley Presbyterian Hospital dengan luka robek dan hematoma. Sejak hari itu, menurut gugatan yang diajukannya bersama istrinya, Sofía, Iván kehilangan ingatan dan koordinasi visualnya serta tidak pernah lagi menginjak arena es. Pengacaranya, Paul Sigelman, mengatakan bahwa Iván dapat mengeluarkan sebuah komponen dari mobil yang sedang diperbaikinya dan, beberapa detik kemudian, tidak ingat dari mana komponen itu berasal. Sofía mengatakan bahwa mereka kehilangan kehidupan seksual dan kebersamaan sebagai pasangan, dan kini dialah yang menanggung kebutuhan rumah tangga dengan bekerja sebagai pekerja rumah tangga. Gugatan yang diajukan terhadap Bauer Hockey dan toko Pure Hockey di Anaheim itu menuntut ganti rugi jutaan dolar atas cedera yang, menurut Sigelman, hingga kini belum memiliki nilai moneter yang pasti.

