Cameron Herrin, seorang pria muda Amerika yang dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh seorang ibu dan bayinya selama balapan liar ilegal, justru menjadi fenomena viral karena suatu alasan… yang mengganggu. 😳

Kasus ini terjadi pada 2018, ketika Herrin mengemudi dengan kecepatan lebih dari 160 km/h di jalan-jalan Tampa, Florida, dan menabrak hingga menewaskan Jessica Reisinger-Raubenolt serta putrinya yang masih kecil, Lilia. Namun, setelah menerima hukumannya pada 2021, ribuan video dan unggahan mulai bermunculan di TikTok dan X yang menyerukan pembebasannya hanya karena banyak perempuan menganggapnya “terlalu menarik” untuk berada di penjara.

Reaksinya begitu besar sehingga tagar dengan namanya meraih miliaran tayangan, dipenuhi editan romantis dan pesan dukungan untuk pria muda yang telah divonis itu. 😐

Meski begitu, terlepas dari semua viralitas dan kampanye di media sosial, Cameron Herrin tetap berada di penjara negara bagian Florida, tempat ia harus tinggal hingga 2045. 👀
