Pria muda pribumi berjaya di runway Eropa sebagai model Armani. Ia mewakili akar budayanya

Por Aracely Molina
12 May, 2026

Noah Alef baru berusia 26 tahun, tetapi ia memiliki tujuan yang jelas: memberi visibilitas kepada komunitas pribumi di industri mode dan menabung untuk memberikan ibunya, yang berasal dari Brasil, rumah yang layak.

Dalam beberapa tahun terakhir, inklusi telah menjadi hampir elemen yang mendasar di semua berbagai bidang pekerjaan di seluruh dunia. Contoh nyatanya adalah Noah Alef, yang meskipun berasal dari kalangan pribumi, berhasil menempatkan dirinya di dunia modeling internasional, mematahkan stereotip.

Noah Alef berusia 26 tahun, tetapi sejak usia muda ia sudah tahu bagaimana rasanya bekerja untuk menghidupi dirinya sendiri. Itulah sebabnya pemuda asal Brasil itu mulai menghasilkan uang receh ketika sebuah jaringan supermarket mempekerjakannya sebagai pengemas belanja di salah satu cabangnya.

Namun itu belum cukup. Karena uangnya masih belum benar-benar cukup baginya, pada saat yang sama Alef harus mencari pekerjaan kedua. Begitulah ia juga menjadi asisten seorang pelukis lokal.

Instagram: @noahalef

Meski begitu, walaupun memiliki dua pekerjaan, itu bukanlah yang Noah harapkan untuk hidupnya. Salah satu impian terbesar pemuda itu adalah menjadi model runway, tetapi ia pikir ia tidak akan pernah mencapainya. Alasannya? Ia berasal dari Pataxó, sebuah komunitas pribumi kecil di Bahia, sebuah wilayah di Brasil.

Pemuda itu sangat tahu bahwa karena ia pribumi, ia tidak sesuai dengan stereotip klasik model Eropa. Meski begitu, ia memutuskan untuk mencoba peruntungannya di media sosial, untuk mencoba menjadi influencer dan membuat dirinya dikenal di bidang tersebut.

Untungnya, berkat usaha dan ketekunan Noah, hanya dalam beberapa bulan akun media sosialnya mulai melejit. Di TikTok ia sudah memiliki lebih dari 1,7 juta pengikut dan di Instagram 290 ribu pengguna menikmati konten pemuda itu setiap hari.

Instagram: @noahalef

Strategi Noah Alef tepat sasaran. Kini pria itu telah menjadi model runway seperti yang selalu ia inginkan. Armani, merek pakaian Italia ternama, baru saja merekrutnya untuk berpartisipasi dalam peragaan terbaru yang mereka adakan di kota Milan, tempat Fashion Week saat ini sedang berlangsung.

“Setiap hari saya memikirkan apa yang telah saya lalui untuk sampai di sini. Berapa lama waktu yang saya butuhkan untuk sampai di sini? Saya sangat bahagia atas ketekunan saya dan karena selalu menjaga keyakinan pada mimpi ini (…) Saya ingin kecantikan pribumi lebih dihargai! Tujuannya adalah memberi visibilitas kepada masyarakat saya melalui mode dan menarik perhatian pada banyak masalah yang kami hadapi”.

kata Noah Alef kepada Terra.

Saat ini Noah memiliki dua tujuan yang jelas: terus menjadi model untuk membuka ruang bagi komunitas pribumi di industri mode. Yang kedua lebih pribadi. Menabung dari setiap pekerjaan runway agar ia bisa membelikan ibunya sebuah rumah. Ia bersyukur.

 

Puede interesarte