Pada Agustus 2018, Chris Watts muncul di televisi memohon agar istrinya yang sedang hamil, Shanann Watts, dan dua putri kecil mereka, yang menghilang di Colorado, Amerika Serikat, dikembalikan. Di depan kamera, ia meminta bantuan untuk menemukan mereka dan mengaku tidak tahu apa yang telah terjadi.

Namun, penyelidikan polisi mulai mengungkap kontradiksi dalam keterangannya. Petugas menemukan bahwa ia sedang berselingkuh dan bahwa ia telah berbohong selama interogasi. Selain itu, ia gagal lulus tes poligraf, yang meningkatkan kecurigaan terhadapnya.
Beberapa hari kemudian, Watts mengakui pembunuhan seluruh keluarganya. Ia mengaku membunuh istrinya dan kemudian putri-putrinya, menyembunyikan jasad mereka di ladang minyak tempat ia bekerja. Kejahatan itu mengejutkan dunia, dan pada akhirnya ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Kasus itu menjadi salah satu kejahatan keluarga paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena citra publik yang coba ditampilkan Watts sambil secara aktif berpartisipasi dalam pencarian keluarganya yang hilang.
