Jongkuch Mach berusia 18 tahun dan tingginya mencapai 2.29 meter 🏀

Ia lahir di Perth, Australia, pada Oktober 2007 dari orang tua asal Sudan Selatan, dan kini menjadi sensasi di liga NBL1 East. Ia merupakan bagian dari Centre of Excellence milik Basketball Australia di Canberra, akademi yang sama yang mengembangkan Josh Giddey, dan telah menerima tawaran dari universitas-universitas Amerika yang ingin mendapatkannya sebelum NBA merekrutnya.

Rentang lengannya begitu luar biasa panjang sehingga ia dapat melakukan dunk dengan hampir tidak mengangkat kakinya dari tanah. Selama setahun terakhir, ia menambah 18 kilogram massa otot dengan pola makan berbasis daging, biji-bijian, kacang-kacangan, dan yoghurt Yunani, yang semuanya dirancang untuk mempersiapkannya menghadapi lompatan ke level profesional. Dalam sebuah wawancara, ia mengungkapkan mimpinya: bermain untuk San Antonio Spurs bersama Victor Wembanyama. Jika berhasil mewujudkannya, ia akan masuk dalam daftar raksasa tertinggi yang pernah menginjakkan kaki di lapangan NBA, bersama Yao Ming, Tacko Fall, dan Shawn Bradley 🌟
