Pada usia 14, ketika sebagian besar remaja dengan nama keluarga itu akan puas dengan kenyamanan dari kekayaan yang sudah tersedia, putra Neymar memutuskan untuk menempuh jalan berbeda. 🚀 Ia mulai melangkah ke dunia kewirausahaan, membangun sesuatu miliknya sendiri alih-alih sekadar mewarisi.

Memiliki lebih dari cukup peluang tidak menjamin apa pun jika tidak ada kemauan untuk memanfaatkannya. Itulah yang paling menonjol dari kisah ini: keputusan untuk mengubah privilese menjadi proyek, kenyamanan menjadi ambisi. 💡

Tidak masalah dari mana Anda memulai. Yang benar-benar membuat perbedaan adalah apa yang Anda lakukan dengan apa yang Anda miliki — dan remaja ini tampaknya telah memahami hal itu sebelum banyak orang dewasa. 👏

