Putra Neymar mengabaikan kekayaan ayahnya dan, pada usia 14, mendirikan perusahaan pertamanya untuk membangun kekayaannya sendiri

Por Sebastián Jerez
14 July, 2026

Pada usia 14, ketika sebagian besar remaja dengan nama keluarga itu akan puas dengan kenyamanan dari kekayaan yang sudah tersedia, putra Neymar memutuskan untuk menempuh jalan berbeda. 🚀 Ia mulai melangkah ke dunia kewirausahaan, membangun sesuatu miliknya sendiri alih-alih sekadar mewarisi.

Wali Kota Timur

Memiliki lebih dari cukup peluang tidak menjamin apa pun jika tidak ada kemauan untuk memanfaatkannya. Itulah yang paling menonjol dari kisah ini: keputusan untuk mengubah privilese menjadi proyek, kenyamanan menjadi ambisi. 💡

Wali Kota Timur

Tidak masalah dari mana Anda memulai. Yang benar-benar membuat perbedaan adalah apa yang Anda lakukan dengan apa yang Anda miliki — dan remaja ini tampaknya telah memahami hal itu sebelum banyak orang dewasa. 👏

Finbold

Puede interesarte