Litzy Lara Banuelos, yang dikenal sebagai Emily Willis, berusia 27 tahun ketika jantungnya berhenti di sebuah pusat rehabilitasi di Malibu, California. Seorang perawat menemukannya tidak sadarkan diri pada 4 Februari 2024, delapan hari setelah ia masuk dalam keadaan sadar dan bertekad mengubah hidupnya.

Paramedis berhasil menghidupkannya kembali setelah 40 menit, tetapi kerusakan sudah telanjur terjadi: cedera otak permanen akibat kekurangan oksigen membuatnya tidak mampu berbicara, berjalan, atau bergerak. Kini, ia bergantung pada perawatan ibunya 24 jam sehari.

Di tengah kondisi rentan itu, seorang rapper yang kurang dikenal bernama Chromazz memutuskan untuk menyebutnya “sebuah kekecewaan dan beban bagi keluarganya” dalam sebuah podcast. Bahkan sang pembawa acara tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Media sosial juga demikian: kemarahannya total.

