Saat matahari gurun yang terik membahayakan nyawa Theresa, seorang anak laki-laki memutuskan untuk tidak begitu saja berlalu. Kesabaran, kelembutan, dan keberaniannya menunjukkan bahwa empati tidak mengenal usia.
Ada hari-hari ketika dunia tampak berputar terlalu cepat, ketika orang-orang berjalan sambil menatap layar mereka dan hanya sedikit yang berhenti untuk memperhatikan apa yang ada di sekitar mereka. Namun, di tengah pusaran kehidupan sehari-hari itu, terjadi keajaiban-keajaiban kecil yang mengingatkan kita akan kebaikan luar biasa yang hidup dalam diri manusia.
Kisah Theresa Morgan, 76, dan Royal Cothrun, yang baru berusia 14 tahun, adalah salah satu kisah yang membuat kita merinding dan memenuhi mata kita dengan air mata harapan.
