Remaja 18 tahun terancam 2 tahun penjara di Singapura karena menjilat sedotan dari mesin jus

Por Emilia Lara
9 June, 2026

500 sedotan dibuang ke tempat sampah. Itulah harga dari satu detik kecerobohan di Singapura.

Didier Gaspard Owen Maximilien, 18, seorang pelajar Prancis di sekolah bisnis Essec di Singapura, menjilat sedotan dari mesin penjual jus jeruk di sebuah pusat perbelanjaan pada 12 Maret — lalu menaruhnya kembali ke dispenser. Ia merekam dirinya saat melakukannya. Ia mengunggahnya ke media sosial. Video itu menjadi viral dan polisi segera membuka penyelidikan.

 File The Straits Times/Kelvin Chng

Hari ini ia menghadapi dua dakwaan: mengganggu ketertiban umum (hingga 3 bulan penjara dan denda sebesar $1.570 dollars) dan perbuatan iseng yang menyebabkan kerusakan (hingga 2 tahun penjara). Ia dibebaskan dengan jaminan sebesar $3.920 dollars. Perusahaan IJOOZ harus mengganti 500 sedotan di mesin tersebut. Di Singapura, hukum tidak membedakan antara lelucon dan kejahatan. 🚨

Puede interesarte