Di sebuah lokasi wisata di Daerah Otonom Uyghur Xinjiang, China, sebuah robot humanoid berpakaian badut yang sedang menampilkan demonstrasi gerakan seni bela diri melancarkan tendangan berputar yang menghantam tepat di perut seorang anak berusia 4 tahun yang berada di antara penonton yang menyaksikan pertunjukan tersebut, dan anak itu pun jatuh ke tanah sambil memegangi perutnya karena kesakitan sementara orang-orang yang hadir menyaksikan kejadian itu dengan takjub.

Ibu dari anak yang terdampak menyatakan bahwa robot itu dioperasikan oleh orang yang bertanggung jawab atas lokasi wisata tersebut, dan bahwa setelah kecelakaan itu staf sama sekali tidak memberi tahu mereka apa pun, dan berkat ayah dari anak lain yang berada di dekat sana yang memberikan rekaman video itulah mereka dapat memiliki bukti atas insiden tersebut, karena jika tidak pihak lain tidak akan mengakui bahwa telah terjadi kecelakaan.

Orang tua anak tersebut telah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum terhadap lokasi wisata itu karena tidak adanya respons segera dan kelalaian dalam mengawasi pertunjukan, sementara staf lokasi itu hanya membatasi diri pada permintaan maaf secara informal tanpa menawarkan kompensasi atas kerugian yang dialami anak tersebut.

