Samantha Josephson berusia 21 tahun dan meninggalkan sebuah bar di Columbia, Carolina Selatan, pada dini hari 29 Maret 2019. Ia memesan Uber. Ketika sebuah Chevrolet Impala hitam berhenti di sampingnya, ia mengira itulah tumpangannya dan masuk.

Ternyata bukan. Nathaniel Rowland berada di balik kemudi, dan menurut jaksa, kunci pengaman anak dalam keadaan aktif: dari kursi belakang, Samantha tak punya cara untuk membuka pintu. Beberapa jam kemudian, jasadnya ditemukan sekitar 105 kilometer jauhnya. Penyidik menemukan darahnya di dalam mobil, bersama ponsel dan barang bukti lainnya. Dan ada satu detail lagi: Rowland mencoba menggunakan kartu debit Samantha setelah kejahatan itu.

Pada Juli 2021, juri menyatakannya bersalah setelah hanya satu jam bermusyawarah. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Kasus ini memicu kampanye keselamatan penumpang: sebelum masuk, periksa nama pengemudi, pelat nomor, serta merek dan model kendaraan.

