Samuel Silva lahir di Bahia, Brasil, dengan garis-garis putih di rambutnya dan bercak-bercak terang di kulitnya.

Ia mengidap piebaldism, kondisi genetik langka yang menyebabkan beberapa bagian tubuh tidak memproduksi melanin. Kondisi ini tidak memengaruhi kesehatannya. Meski begitu, keluarganya melakukan hal yang mungkin akan dilakukan banyak orang: mereka mencukur rambutnya agar tanda-tanda itu tidak terlihat.

Belakangan, mereka berubah pikiran. Mereka menyadari bahwa yang terpenting adalah Samuel tumbuh dengan bangga terhadap kulitnya.


Ibunya, Nivianei, dan neneknya memiliki tanda yang sama di dahi mereka, dan pamannya, Julio Sanchez Velo, mengatakan bahwa mereka membesarkannya agar dapat menerima dirinya sendiri dan perbedaannya. Mereka membiarkan rambutnya tumbuh hingga menjadi afro dan membuat akun Instagram untuk membagikan foto-fotonya.


Akun itu menarik perhatian agensi model anak-anak Sugar Kids.


Wajahnya muncul di majalah seperti Junior Style London dan Bazaar Kids, dan ia memulai debutnya di panggung peragaan busana dalam pekan mode di Toronto, Paris, dan London.


Pada usia 7 tahun, anak laki-laki yang awalnya berusaha mereka sembunyikan itu sudah dikenal di dunia mode.


