Kieran Cooper, 25, telah menderita penyakit hati langka sejak lahir. Penyakit itu disebut atresia bilier dan menghambat pembentukan kantong empedunya secara normal. Ia menerima transplantasi hati pertamanya saat berusia 11 bulan.

Pada awal tahun ini, di kampung halamannya di Northwich, Inggris, tubuhnya mulai kembali mengalami kegagalan. Penumpukan bilirubin membuat kulitnya menjadi kuning pekat, kasus penyakit kuning yang begitu parah hingga ia sendiri membandingkannya dengan Bart Simpson. Ibunya, Kerry Cooper, mengatakan bahwa suatu malam ia pergi tidur dengan penampilan normal dan keesokan paginya ia tidak lagi mengenalinya. Orang-orang akan menatapnya di jalan.

Ia menghabiskan lima minggu di rumah sakit sebelum menerima transplantasi kedua pada Februari. Ia harus belajar berjalan kembali. Kini ia pergi ke rumah sakit setiap enam minggu dan akan mengonsumsi obat seumur hidup. Atresia bilier memengaruhi satu dari setiap 8,000 hingga 18,000 kelahiran di seluruh dunia, dan lebih umum terjadi pada anak perempuan serta orang keturunan Asia atau Afrika-Amerika.

