Rosalía membagikan di Instagram sebuah video Mía Khalifa yang merayakan kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026, dengan lagunya sendiri “La Perla” diputar sebagai latar belakang.

Klip tersebut menampilkan kalimat ejekan yang ditujukan kepada tim Albiceleste, dan meskipun ia mengklaim hanya bereaksi terhadap musik tanpa membaca teksnya, kerusakan sudah telanjur terjadi.

Para penggemar Argentina sama sekali tidak menerimanya dengan baik. Penyanyi itu dijadwalkan tampil di Movistar Arena di Buenos Aires pada 1, 2, 4 dan 6 Agustus, dan banyak yang mulai meminta pengembalian uang tiket mereka sebagai bentuk protes.

Rosalía menghapus video yang dibagikannya dan mengunggah permintaan maaf singkat di Instagram Stories: “Aku menekan bagikan karena La Perla sedang diputar, aku bahkan tidak membaca apa yang tertulis. Salahku. Maaf”, tulisnya disertai bendera Argentina.

Apakah permintaan maaf cukup untuk meredakan kemarahan ribuan penggemar beberapa hari sebelum pertunjukan, atau situasinya dibesar-besarkan? 🇦🇷
