Sebuah universitas menolaknya karena memiliki sindrom Down. Ana Victoria Espino pindah institusi dan kini ia adalah pengacara pertama di dunia dengan kondisi ini

Por Maried Díaz
5 August, 2026

Ana Victoria Espino harus pindah universitas karena di universitas pertama ia didiskriminasi karena memiliki sindrom Down. Sebelumnya, ia sudah menyelesaikan sekolah menengah secara daring dengan alasan yang sama: sistem pendidikan tradisional belum siap untuk mengikutsertakannya.

UAD

Di Zacatecas, Meksiko, ia menemukan sebuah institusi yang menerimanya. Dengan dukungan terus-menerus dari keluarganya dan seorang guru pendamping yang menemaninya selama lima tahun, ia menyelesaikan seluruh program gelar. Kini, pada usia 25 tahun, Ana Victoria adalah orang pertama dengan sindrom Down di dunia yang meraih gelar hukum.

UAD

Selama belajar, ia berpartisipasi dalam forum legislatif untuk meningkatkan kesadaran tentang diskriminasi yang dialami penyandang disabilitas dalam sistem pendidikan. Kini yayasan-yayasan di Spanyol, Peru, dan Cile mencarinya untuk memberi nasihat mengenai kebijakan inklusi, dan ia sudah memikirkan langkah berikutnya: terjun ke politik agar tidak ada lagi yang harus pindah sekolah demi belajar.

Familia Espino

Puede interesarte