Seekor kucing yang diselamatkan dari reruntuhan gempa tak mau meninggalkan petugas pemadam kebakaran yang menyelamatkannya dan akhirnya diadopsi olehnya

Por Matías Mora
2 September, 2026
Anadolu / Getty Images

Ali Çakaş pagi itu tidak sedang mencari kucing di Defne, ia sedang mencari para penyintas di bawah sebuah bangunan yang sudah tak lagi berdiri. Sembilan hari telah berlalu sejak tanah berguncang di Turki bagian tenggara pada 6 Februari 2023, dan di tengah debu ia menemukan sesuatu yang bernapas: seekor kucing putih dengan bercak hitam, begitu kurus dan ketakutan hingga nyaris tak mampu berdiri.

Cakas berkompetisi dalam olahraga sepeda gunung untuk tim nasional Turki dan juga merupakan petugas pemadam kebakaran di Mardin. Hari itu ia menyelamatkan lima orang dan seekor kucing lain yang memang kembali kepada keluarganya. Yang satu ini tak punya siapa pun yang mengaku sebagai pemiliknya.

Jadi ia memutuskan untuk membawanya. Kucing itu tak mau meninggalkan sisinya, dan Ali akhirnya mengadopsinya. Ia menamainya Enkaz, yang berarti reruntuhan dalam bahasa Turki, sebagai pengingat tempat semuanya bermula. Sejak itu kucing tersebut tidur di bahunya, mengikutinya ke mana-mana dan menjadi maskot resmi pos pemadam kebakaran. Dari kehancuran total itu, lahirlah kebersamaan yang tak pernah mereka sangka akan mereka temukan.

Puede interesarte