Seekor sapi kehilangan anaknya saat dilahirkan, dan seminggu kemudian sapi lain mati, meninggalkan anaknya yatim: mereka mempertemukan keduanya, dan kini mereka adalah keluarga

Por Ian Price
8 October, 2026

Pada bulan Agustus, salah satu sapi paling manis di peternakan Erica di Colorado kehilangan anaknya saat dilahirkan. Erica bercerita bahwa sapi itu terus menangis, dan ia pun ikut menangis bersamanya.

Seminggu kemudian, sapi lain dalam kawanan itu mati karena mastitis, meninggalkan anaknya yatim. Erica dan suaminya, Josh, sangat terpukul: seluruh musim kelahiran anak sapi berjalan lancar, tetapi akhirnya mereka mengalami dua kehilangan berturut-turut.

Lalu mereka memutuskan untuk mencoba sesuatu: mempertemukan sapi yang berduka itu dengan anak sapi yang kehilangan induknya. Erica meminta bantuan seorang teman, dan selama beberapa hari pertama, mereka menahan sapi itu di lorong penjepit dan membantu anak sapi tersebut menyusu.

Namun, tak lama kemudian, mereka menyadari bahwa keduanya tidak membutuhkan bantuan mereka. Mereka semakin dekat setiap hari, dan dalam beberapa hari, anak sapi itu sudah bisa menyusu sendiri. Kesedihan sang sapi perlahan menghilang.

Saat mereka siap, keduanya kembali ke kawanan bersama-sama. Bagi Erica, itu adalah salah satu keajaiban terbesar yang pernah ia saksikan: sebuah kehilangan yang berakhir dengan awal yang baru.

Puede interesarte