Chris Howarth, dari Idaho, sedang memeriksa saluran air di halaman rumah orang tuanya di Oroville, California, ketika seekor ular derik barat menggigitnya bukan sekali, melainkan dua kali. Salah satu gigitan mengenai pembuluh darah, dan racunnya langsung mengalir ke dalam aliran darahnya.
Di Oroville Hospital, mereka mulai merawatnya, tetapi gejalanya terus muncul berulang kali: lidah mati rasa, kelenjar getah bening membengkak, dan napas yang semakin sulit. Pada hari ketiga, darahnya berhenti membeku dengan baik. Pada hari keenam, rumah sakit sudah memberinya 36 vial antiracun dan tidak memiliki persediaan lagi.

Mereka membawanya dengan helikopter menuju Stanford Hospital di Palo Alto, tempat mereka mencoba jenis antiracun lain. Secara total, tubuhnya menerima 54 dosis, dan ia dirawat di rumah sakit antara 11 dan 12 hari, sebagian besar di antaranya di unit perawatan intensif. Istrinya, Jenny, tidak pernah meninggalkan sisinya. Kini, Chris masih hidup, di tengah tahun dengan peningkatan mengkhawatirkan dalam kasus gigitan ular derik di California.
