Sebuah sekolah di Argentina memicu perdebatan sengit di media sosial setelah memberlakukan aturan baru tentang bagaimana para ibu dan wali boleh berpakaian saat menjemput anak-anak mereka.

Institusi tersebut meminta orang-orang untuk menghindari celana pendek yang sangat pendek, pakaian yang terlalu ketat, busana tembus pandang, dan garis leher rendah di dalam area sekolah. Meskipun mereka tidak melarang menunggu di luar, mereka akan menolak masuk bagi mereka yang mengenakan pakaian yang dianggap “tidak pantas”. Rupanya beberapa ibu mendorong kebijakan ini setelah mengeluhkan bahwa pakaian tertentu “mengalihkan perhatian” anak-anak dan bahkan beberapa suami saat pertemuan sekolah.

Sementara sebagian orang membela hak sekolah untuk menetapkan aturan, yang lain mengatakan ini pada akhirnya mengontrol bagaimana perempuan seharusnya berpakaian.

