Sekten yang mengendalikan masa kecilnya melarangnya bersekolah atau bekerja, dan ia hanya bisa bernyanyi di jalanan untuk makan; kini ia adalah salah satu aktor terkaya Hollywood

Por Alexander López
6 August, 2026

Joaquin Phoenix lahir di Puerto Rico pada 1974, dalam sebuah keluarga yang sudah menjadi bagian dari ‘The Children of God’, sebuah sekte yang dipimpin oleh mantan pendeta David Berg.

Orang tuanya, John Bottom dan Arlyn Dunetz, mengikutinya ke Venezuela, Guatemala, Texas, dan Florida, sementara organisasi tersebut menolak pekerjaan tradisional dan memaksa anak-anak bernyanyi di jalanan untuk mendapatkan uang demi makan.

Ketika keluarga itu berhasil keluar, mereka mengubah nama keluarga mereka dari Bottom menjadi Phoenix, seperti seseorang yang bangkit dari abu sesuatu yang lebih ingin mereka lupakan.

Namun tragedi kembali menyentuh mereka: pada 1993, kakak laki-lakinya River, yang sudah mulai meraih kesuksesan di Hollywood, meninggal pada usia 23 akibat overdosis.

Seluruh keluarga mengungsi ke Kosta Rika untuk berduka secara pribadi, jauh dari kamera.

Kini Joaquin memiliki Oscar berkat perannya sebagai Joker; ia memerankan Napoleon Bonaparte dan Johnny Cash dalam Walk the Line.

Dalam pidato penerimaannya pada 2020, ia menangis saat mengenang River.

Anak laki-laki yang bernyanyi demi uang receh saat terjebak dalam sekte itu akhirnya menjadi salah satu aktor dengan bayaran tertinggi di Hollywood.

Puede interesarte