Seorang dokter Nepal melakukan operasi katarak gratis di desa-desa tanpa listrik. Ia telah memulihkan penglihatan 130,000 orang

Por Josefina Reyes
27 May, 2026

Sanduk Ruit tumbuh besar di sebuah desa terpencil di Himalaya Nepal dan menyaksikan saudara perempuannya serta beberapa tetangganya meninggal karena penyakit yang sebenarnya bisa diobati. Gambaran itu mendorongnya menjadi seorang dokter mata dan mengembangkan teknik bedah mikro untuk katarak yang tidak memerlukan jahitan, memakan waktu kurang dari lima menit, dan dapat dilakukan bahkan di komunitas tanpa listrik. 

onlinekhabar

Lensa intraokular yang ia gunakan diproduksi secara lokal dengan harga yang hanya sebagian kecil dari harga pasar Barat. Hasilnya: lebih dari 130,000 orang mendapatkan kembali penglihatan mereka secara gratis atau dengan biaya yang nyaris nol di Nepal, Ethiopia, Korea Utara, dan puluhan negara berkembang. 

Sebagai salah satu pendiri Tilganga Institute of Ophthalmology di Kathmandu, Ruit telah melatih ratusan ahli bedah dalam metodenya untuk melipatgandakan dampaknya. Ia telah memenangkan Ramon Magsaysay Award dan Isa Award for Service to Humanity. Baginya, kebutaan yang dapat disembuhkan adalah sebuah ketidakadilan, bukan takdir.

Puede interesarte