Seorang gadis menyeret ayahnya yang sakit di atas ranjang beroda menyusuri jalan karena ambulans tak kunjung tiba

Por Maried Díaz
8 September, 2026

Di daerah pedesaan India, seorang gadis melihat ayahnya yang sakit terbaring di atas charpai, tempat tidur kayu tradisional yang, karena ambulans tidak kunjung datang, akhirnya diubah menjadi tandu darurat.

Ia menunggu. Namun bantuan tak pernah datang.

Kemudian ia mengambil seutas tali, mengikatkannya pada rangka, dan mulai menariknya. Ia berjalan di sepanjang jalan yang ramai, menyeret ayahnya saat menuju tempat di mana sang ayah bisa mendapatkan perawatan. Ia adalah seorang gadis yang melakukan apa yang seharusnya dilakukan ambulans: mengangkut orang sakit ketika ia paling membutuhkannya.

X:HajiNizamuddin3

Adegan itu, yang direkam dalam video, dengan cepat menjadi viral. Ribuan orang tersentuh saat menyaksikan gadis kecil itu menyusuri jalan, memikul beban ayahnya dan kegentingan yang tak bisa menunggu.

Namun di balik gambar itu terdapat sesuatu yang bahkan lebih sulit untuk diabaikan.

Baginya, tidak ada waktu untuk bertanya-tanya mengapa ambulans tak kunjung datang. Ia tidak bisa menunggu seseorang menyelesaikan masalah itu. Ayahnya membutuhkan bantuan, dan ia memutuskan untuk berjalan.

Di banyak tempat, ambulans berarti menelepon dan menunggu beberapa menit. Di daerah pedesaan dan terpencil, itu bisa berarti penantian tanpa akhir.

X:HajiNizamuddin3

Pada hari itu, seorang gadis mengambil seutas tali dan menjadikan tangannya sendiri sebagai satu-satunya bantuan yang tersedia.

Dan ada sebuah pertanyaan yang lebih menyakitkan daripada gambar itu: apa yang dilakukan sebuah keluarga ketika bantuan medis yang dibutuhkannya sama sekali tidak pernah datang?

Puede interesarte