Michelle Buteau bahkan belum lama berusia dua puluhan ketika seorang profesor universitas mengatakan kepadanya bahwa dia terlalu gemuk untuk tampil di depan kamera.

Itu bukan satu-satunya kejadian. Seorang produser eksekutif mengatakan hal yang hampir sama kepadanya, menyarankan agar dia menulis saja sehingga orang lain bisa berakting. Bahkan para penata gaya bersikeras agar dia berpakaian hitam supaya terlihat lebih langsing. Kini, pada usia 49 tahun, ia mengingat komentar-komentar itu tanpa rasa kesal, tetapi dengan kejelasan yang terasa menghantam: “Ini bukan hanya soal industri, tetapi juga soal masyarakat, soal budaya”.

Perempuan yang sama, yang mereka katakan tidak layak tampil di layar, kini menjadi salah satu pencipta sekaligus bintang Survival of the Thickest, serial Netflix yang menampilkan dirinya sebagai Mavis, seorang desainer plus-size yang memilih untuk berkembang, bukan sekadar bertahan hidup. Dalam musim ketiga sekaligus musim terakhir, Buteau juga akan melakukan debut penyutradaraannya. Setiap adegan yang ia sutradarai adalah, tanpa perlu mengatakannya, jawaban atas jawaban yang tak pernah diberikan kepadanya hari itu di universitas.

