Seorang karyawan mencoba menjual rahasia Coca-Cola kepada Pepsi seharga $1.5 million… dan Pepsi merespons dengan memberi tahu Coca-Cola

Por Andrea Araya Moya
24 June, 2026

Pada 2006, Joya Williams, seorang karyawan Coca-Cola, menghubungi Pepsi dengan sebuah tawaran yang terdengar seperti perampokan terbesar abad ini: informasi rahasia dan sampel produk dari perusahaannya sendiri, semuanya seharga $1.5 million. 🤯

Yang tidak diduga Williams adalah responsnya. Pepsi tidak membuka amplop itu, tidak bernegosiasi bahkan sedetik pun — perusahaan itu langsung menghubungi Coca-Cola dan kemudian FBI. Mengapa? Membeli rahasia dagang curian adalah kejahatan federal di Amerika Serikat, dan Pepsi tidak bersedia melanggar batas itu, bahkan terhadap pesaing terbesarnya.

FBI menyiapkan operasi penyamaran, menangkap Williams dan kaki tangannya saat beraksi, dan mereka semua akhirnya ditangkap. 🚔 Persaingan antara dua raksasa minuman ringan itu ternyata jauh lebih beradab daripada yang dibayangkan siapa pun: ketika saatnya tiba untuk memilih antara bisnis kotor dan melakukan hal yang benar, Pepsi memilih menaati aturan.

Puede interesarte