Song Yang baru berada di London selama tiga hari ketika ia melihat seorang pria yang lebih tua berjuang sendirian membawa beberapa koper berat di kereta bawah tanah. Ia berusia 19 tahun, tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik, dan tidak mengenal siapa pun di kota itu. Meski begitu, ia berhenti untuk membantu.

Pria itu adalah Johann “Hans” Hodel, seorang pensiunan Swiss berusia 66 tahun, tanpa keluarga, tanpa pasangan, tanpa anak. Rasa terima kasih Hans berubah menjadi sebuah undangan: ia menawarkan Song tempat tinggal gratis sebagai imbalan atas bantuan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Apa yang bermula sebagai pengaturan praktis perlahan berubah menjadi sesuatu yang pada awalnya tidak mereka berdua tahu bagaimana menamainya. Ketika Song mengalami kecelakaan lalu lintas pada 2001 dan berakhir di rumah sakit, Hans-lah yang muncul di sisinya dan membantunya memenangkan kasus kompensasi. Ketika Song kembali ke Tiongkok pada 2007 dengan gelar masternya, ia tidak melupakan pria tua yang telah ditinggalkan sendirian di London.

Pada 2008, Song membayar setara dengan 16.000 dollars untuk operasi guna menangani kondisi pinggul yang membatasi Hans, dan membawanya tinggal bersama istri dan putranya di Zhengzhou. Hans mengajari anak itu bahasa Inggris, Spanyol, dan Jerman, serta menjadi sukarelawan untuk mengajar anak-anak di lingkungan tersebut. Pada 2 Desember 2013, Hans Hodel meninggal dunia pada usia 80 tahun dikelilingi oleh keluarga yang ia pilih. Perwakilan Kedutaan Besar Swiss di Tiongkok hadir di pemakamannya. Beberapa menit dengan beberapa koper. Seumur hidup penuh rasa terima kasih.

